Thursday, May 24, 2012

Nenek

Kemarin ku kunjungi seseorang yang dapat dikatakan sebagai salah seorang yang kusayangi di dunia ini. Ia adalah Nenek ku. Namun, aku memanggilnya dengan sebutan "Bude" ( Aneh ya ? haha entahlah tetapi dalam sistem kekerabatan dalam keluarga Ibu ku memang " Bude " adalah nama panggilan yang tujukan untuk beliau). Sebelumnya Bude tidak menggetahui jikalau aku ingin berkunjung kerumah beliau. Karena saat itu aku sedang ada tugas penelitian di Kraton Yogjakarta. Jadi, ya kenapa tidak aku untuk mampir ke tempat bude ku. Kesan pertama saat bertermu bude sangatlah terasa aneh bagiku, rambutnya yang sudah memutih, tubuhnya yang sudah meringkih, pendengarannya yang sudah tak sebaik dulu, dan pengelihatannya yang sudah tak seawas dulu. Dan yang paling membuat ku tersentak ialah saat beliau meneteskan air mata saat melihat ku. Entah hal apa yang membuat bude menangis tetapi beliau hanya terus berkata "Halah - halah kamu kok yo kepikiran buat mampir kisini dek! terima kasih sangat dek! maafin bude yo dek gak bisa nengokin kamu ke Jakarta" beliau melontarkan kata - kata itu sembari menangis. Dan bude pun menasehatiku agar supaya belajar yang serius, Semoga cepat lulus belajarnya dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Aku hanya dapat terangguk mendengarnya dan berucap kata amin. Pada akhirnya aku pun sadar bahwa beliau sangat menyanyangiku dan aku pun akan terus bangga untuk terus menjadi cucu kesayangan bude!

No comments:

Post a Comment